Pulaaaaang ^^

Yap..akhirnya setelah 3bulan, saya pun pulang. 2minggu yg lalu sebenernya sudah merencanakan pulang,tp gagal mendapat ijin. Padahal udah sampe jakarta,tapi terpaksa langsung kembali ke kupang gara-gara ga dapet ijin cuti. Padahal kalo jalurnya di biaskan dikit kan bisa lewat magelang T_T
Kali ini sebenernya saya ga niat pulang,tp karena ada temen yg minta tolong buat gantiin tiket semarang-surabaya-kupang nya yang ternyata beliau tidak jadi menggunakannya, yah akhirnya saya pulang juga.
Kalo pulang, biasanya saya ambil penerbangan kupang-surabaya-jogja. Tapi kali ini saya cukup sampe surabaya saja. Ngirit :p
Niatnya dari surabaya mau naik bis, bisa langsung mpe magelang. Tp karena bujuk rayu kata-kata manis seorang calo d bandara, saya malah naik travel yg cuma sampe jogja😦
Saya pikir saya bisa mampir saja di rumah kakak saya d jogja, tapi ternyata kakak saya lagi d jakarta. Huft! Saya menyesal naik travel ini!
Ditambah lagi saya di usir dari tempat duduk saya d belakang supir dengan alasan tempat duduknya sudah dipesan. Padahal tadi menurut orang yang mengantar saya ke mobil ini bahwa masih kosong semua. Saya pun digeser dan dipojokkan d kursi pojok paling belakang. Arrgggh!!
Saat saya berusaha mengusir kesal dengan membaca novel yg saya beli 3minggu yg lalu, tiba-tiba naiklah seorang gadis manis berkerudung merah muda. Dia ditempatkan d kursi paling belakang, sama dengan saya. Wuih..kesempatan untuk kenalan? Seharusnya iya. Tapi saya memilih untuk aman. Diam, sok cool, sok tidak tertarik, daripada dapat pandangan sinis dari sang gadis karena bersikap sok kenal. Ah,benar kata edo, kalo mau deketin cewek, lupakan gengsi! Yap,,sejak mengalami patah hati beberapakali secara berurut, hati saya ini memang membentuk semacam self protection dari trauma patah hati. Lebih baik tak tumbuh daripada di injak saat baru jadi tunas.
Saat saya mikirin hal-hal itu, naik lagi seorang cewek, tak semanis yang pertama, tak berkerudung juga, dan sama sekali tak ada warna merah muda pada dirinya. Kali ini dia ditempatkan tepat d sebelah saya. Sebaiknya saya ajak ngobrol basa-basi, menunjukkan keramahan seorang teman perjalanan, sekalian latian ngontrol trauma hati. Tapi saat saya baru akan memulai basa-basi, dianya dapet telepon, lalu memasang headset.. tak mau diganggu dengan basa-basi sepertinya. Kemudian naiklah bapak-bapak di bagian depan, setelah itu 3 orang cewek abg duduk di depan saya. Begitu mereka masuk, langsung tercium wangi yang memabukkan. Tapi saya malah pusing dibuatnya, terlalu banyak makhluk manis disekitar saya. Dan dari dahulu kala orang tua saya pun selalu mengajarkan bahwa yang terlalu banyak pasti tidak baik.
Sudahlah, lupakan semua. Saat ini saya memang sedang tak ingin memikirkan tentang wanita!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s