kamu, kamu, atau kamu

dan bintang itu meredup..
membuat duniaku tak hidup
Saat ku berharap bintang itu bersinar lagi
walaupun hanya bintang jatuh yang pergi
bintang jatuh yang tetap bersinar di kejauhan
bintang jatuh yang mengabulkan satu permintaan

duniaku tak lagi terang
Kembali seperti sebelum ada bintang
sendiri..
menyendiri..

inilah dunia yang sempat aku tinggalkan
menuju cahaya yang ku sebut dia

akupun kembali
ke zona hitam
ke zona nyaman
dengan kesendirianku
dengan kesibukanku
dengan pikiranku
dengan semua pekat yang menyelimutiku

dan kini
bintang itu kembali terlihat
entah untuk menerangiku kembali
entah untuk mengucapkan
slamat tinggal dan pergi

dunia yg sempat ak tinggalkan
Menuju cahaya yg kusebut dia
Hitam
Gelap
Sendiri
Menyendiri

Tapi kini..
Kulihat cahaya baru d kejauhan
Bintang baru yg begitu terang
Yg mulai menerangiku
Mulai menarikku
Dari kegelapan
Dari kesendirian
Dari hatiku yg kaku
Dari batinku yg sendiri

Bintang baru yg kusebut kamu
Apa kamu akan terus bersinar untukku?
Membantuku menemukan siapa diriku
Mengeluarkanku dari kegelapan
Hingga aku dapat melihat diriku?

Atau kamu hanya akan jadi meteor
Mengalihkan duniaku dengan ekor
Hanya sekejap
Lalu kemudian kembali gelap..

 

 

Untuk kamu yang 3x kusebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s